Tokoh Islam Amerika, Heran Anies di Tuduh Terkait Isu Menyesatkan

  • Whatsapp

Penulis : Team abangijo.com

Abangijo.com—Lontaran Ferdinand Hutahea menjadi bola liar yang disambut  beragam tanggapan. Gubernur DKI Jakarta Anies Basewedan dituding berada di pusaran tokoh teroris. Ia dikaitkan dengan penangkapan Farid Okbah oleh Densus 88 atas kasus dugaan terorisme beberapa hari lalu.

Imam di Islamic Center of New York sekaligus Direktur Jamaica Muslim Center, Imam Shamsi Ali menyampaikan, dirinya sangat kenal orang nomor satu di Ibu Kota tersebut.

Menurutnya, mengaitkan Anies dengan terorisme adalah hal yang lucu.

“Saya sudah kenal dengan Anies Baswedan sejak sekolah di Amerika Serikat. Dan sering komunikasi dan berinteraksi selama Anies sekolah di Amerika Serikat. Saya kenal dia sebagai salah seorang putra bangsa yang brilliant. Anies itu aset bangsa. Mutiara yang punya nilai tinggi,” kata Shamsi Ali kepada KBA News, Minggu, 21 November 2021.

Apalagi lanjut dia, sekembalinya Anies ke Indonesia yang langsung mengabdikan diri kepada negara. Baik sebagai pendidikan maupun sebagai birokrat. Dari dosen, Rektor Universitas Paramadina hingga ke Mendikbud RI dan saat ini Gubernur DKI Jakarta.

“Saya bangga bahwa pada semua itu dia mampu menunjukkan kapasitas dan integritas yang luar biasa. Hanya mereka yang hatinya tertutup dengan kebencian dan iri hati yang mengingkarinya,” jelasnya.

Menurutnya, ketika ada upaya mengaitkan Anies dengan terorisme, itu menunjukkan bahwa ada saja pihak-pihak yang merasa terancam dengan keberhasilan dan prestasi Anies Baswedan.

“Karenanya saya mengimbau agar hentikan politisasi terorisme. Tuduhan kepada Anies Baswedan tidak lepas dari upaya membunuh karakter karena khawatir eksistensinya, khususnya dalam konteks politik. Dan lebih khusus lagi dalam konteks Pilpres 2024 mendatang.  Hentikan menggunakan kendaraan jahat terorisme untuk kepentingan politik,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, Densus 88 Antiteror Polri menangkap tiga terduga teroris. Mereka ditangkap di beberapa lokasi berbeda di Bekasi, Jawa Barat.

Ketiga terduga teroris itu, yakni Ahmad Zain An-Najah, Ketua Umum Partai Dakwah Rakyat Indonesia (PDRI), Farid Okbah, dan Anung Al Hamat. Diketahui, Zain merupakan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat.

Pos terkait