Pengamat Pendidikan Sesalkan Ancaman Ganjar Terhadap Guru Tetapi Lupa Dengan Kesukaan Film Porno

  • Whatsapp

Penulis: Team abangijo.com

Abangijo.com.-Beberapa tahun yang lalu masyarakat sempat dikejutkan dengan pernyataan Ganjar Pranowo. Gubernur Jawa Tengah mengaku suka menonton film porno. “Kalau saya menonton film porno salahnya di mana? Saya dewasa, punya istri. Yang gak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan,” kata Ganjar saat menjadi tamu Podcast di kanal Youtube milik Deddy Corbuzier yang tayang pada Selasa, 3 Desember 2019.

Ganjar mengakui ada stafnya yang mempertanyakan kebiasaan itu. “Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali saya tidak sehat,” ujarnya. Deddy yang tergelak mendengar pengakuan Ganjar ini lalu mengingatkan bahwa ia bisa dibully karena pernyataan jujurnya itu.

Menurut ayah satu anak ini, ia tahu bahwa pengakuannya ini akan berimbas ia dicap kotor. “Ya enggaklah, kecuali tiap hari saya bicara hal tentang pornografi, saya sebarin, sorrylah,” katanya.

Ia menuturkan, ada ruang privat yang dimengerti dan tidak untuk disebarkan.  “Jadi harus ada privasi. Ini manusia,” ucapnya.

Menurut dia, sebagai orang dewasa, tak masalah jika sesekali menonton film porno. “Kita mengerti studi perkembangan. Manusia itu ada kebutuhan-kebutuhan, ada lidah yang menuntut merasakan masakan, turun ke perut, lalu di bawah perut, itu urusan yang manusiawi,” katanya.

Ganjar Ancam Pecat Guru di Sragen yang Rundung Siswa Tak Pakai Jilbab

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo menyatakan guru SMAN Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, telah menandatangani surat penyataan untuk tidak mengulang perundungan terhadap siswanya.

Ganjar juga mengancam akan memecat guru matematika itu jika kembali berbuat hal serupa di masa yang akan datang.

“Sudah kita urus semua, kita urus. Gurunya untuk kita minta tanda tangan penyataan tidak akan mengulang, kalau tidak tak pecat,” tandas Ganjar ditemui di sela Borobudur Marathon 2022 di Candi Borobudur Magelang, Minggu (13/11/2022).

Diberitakan sebelumnya, seorang siswa SMAN 1 Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah menjadi korban perundungan guru matematikanya lantaran tak mengenakan jilbab saat kegiatan belajar mengajar (KBM).

“Guru matematika itu, memarahi dia (murid) sudah cenderung ke arah bullying (perundungan). Pada dasarnya, pendidik itu edukasinya kan harusnya tataran objektif, tapi ini sudah memasukkan subjektivitas guru itu sendiri,” kata AP, orangtua siswa, Kamis (10/11/2022).

AP mengatakan, perundungan itu membuat anaknya ketakutan, menangis, hingga gemetar. AP menyebut guru tersebur sudah berlebihan.

Kasus ini telah ditangani Polres setempat untuk ditindaklanjuti secara hukum. Sedangkan pihak sekolah juga telah mengupayakan mediasi kedua pihak yang terlibat dalam kasus dugaan perundungan tersebut.

Pos terkait