Peluang Megawati Maju Presiden 2024, Semakin Terbuka

  • Whatsapp

Penulis: Team abangijo.com

Abangijo.com Mantan Sekjen PDIP, Tjahjo Kumolo, menanggapi adanya usulan untuk kembali menduetkan Megawati Soekarnoputri dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024. Tjahjo mengatakan, hanya waktu yang bisa menjawab hal itu.

“Tak bisa berandai-andai, tunggu tanggal mainnya saja,” ucap Tjahjo yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) usai rapat kerja dengan Komisi II DPR, Selasa (8/6).

Diketahui, Pro Mega Center mendorong Megawati untuk kembali maju di Pilpres 2024. Mereka menilai, Prabowo Subianto berpotensi untuk kembali berduet dengan Presiden ke-5 Republik Indonesia itu.

Duet Megawati dan Prabowo disebut sebagai kesuksesan yang tertunda pada Pilpres 2009. Pasangan yang acap kali disebut Mega-Pro itu juga dikatakan dapat membentuk koalisi yang besar.

Peluang Terbuka Lebar

Beberapa pertimbangan yang mendorong Megawati untuk maju sebagai calon pilpres 2024 salah satunya trend beberapa pemimpin dunia yang usia senja masih memiliki daya tarik yang besar. Contoh terbaru Biden hampir 80 tahun mampu memenangi kompetisi presiden di AS selain Makhatir Muhammad yang menginjak usia 90 tahun ketika berkompetisi menjadi perdana menteri di Malaisiya.

Dari sisi kepartaian, PDIP adalah partai yang memiliki kursi terbanyak yang menguntungkan ketika berkuasa sehingga. Hanya dengan mengandeng satu partai besar lainnya maka stabilitas pemerintahan bisa dikendalikan.

Bagaimana dengan alasan menjaga marwah trah Soekarno?. Hal inipun menjadi pendorong Megawati untuk maju sebagai calon pilpres 2024 pada saat popularitas Puan masih rendah. Daya ungkit Mbak Puan dalam beberapa survey masih menunjukkan elaktabilitas dibawah 3%.

Yang terbaru, rencana pengukuhan guru besar tidak tetap paling tidak mampu menempatkan levelitas intelektua Mbak Mega dikalangan para lapisan pemikir bangsa ini.

Pos terkait