Pasar Kuliner Galabo, Rintisan Presiden Joko Widodo Kini Berbenah

  • Whatsapp

Oleh: Bambang Sidapaksa

abangijo.com. Pusat kuliner yang menjadi salah satu ikon Kota Solo adalah kawasan Pasar Kuliner Galabo (Gladag Langen Bogan). Berdirinya tahun 2008 pada saat Joko Widodo sebagai Walikota Surakarta.

Letak Galabo yang hadir sekarang berbeda dengan masa awal berdirinya yang menempati kawasan jalan utama depan Beteng Trade Center (BTC). Beberapa waktu lalu, Pasar kuliner tersebut digelar pada malam hari sehingga tidak menggangu lalu lintas masyarakat.

Seiring dengan pembenahan kawasan perparkiran dan menghindari penggunaan jalan di depan BTC, oleh Walikota yang sekarang FX Rudiyatmo, memutuskan untuk memindahkan pasar kuliner Galabo ke areal parkir yang masih di depan BTC. Agar memiliki daya tarik maka dibuat master plan yang artistik disertai dengan membuat warung yang lebih unik.

Apa yang dilakukan Joko Widodo sebagai Walikota pada masa lalu memang suatu yang luar biasa dengan memfasilitasi pedagang kaki lima untuk dibuatkan lokasi tersendiri. Bukan hanya memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi para pedagang tetapi juga memberikan masukan bagi kas daerah selain kota menjadi lebih tertata.

Sekarang Pasar Kuliner Galabo semakin tertata dengan baik. Disana-sini pengunjung bisa menikmati suasana malam jauh lebih mengasyikkan dengan hiburan musik, keroncong, Koes Plus-an maupun musik pop lainnya.

Kehadiran café, ataupun tempat tempat kongkow yang lebih menarik dan ekslusif memang menggerus pengunjung Galabo. Walaupun tidak seramai seperti dulu, Galabo tetap memiliki daya tarik tersendiri.

Dikelilingi oleh bangunan-bangunan kuno seperti kawasan Alun-alun Utara Kasunanan. Masih satu kawasan dengan Benteng Vantenberg. Bisa menatap Gedung lama Bank Indonesia. Berada di situ, para pegunjung Galabo seolah diantar ke suasana masa lalu. Inilah yang membuatnya selalu mendapat tempat bagi pecinta kuliner malam hari di Kota Solo.

Pos terkait