Formula e 2020 dan Piala Junior, Batal!

  • Whatsapp

Penulis : Bambang Sidapaksa

Tidaklah mengejutkan apabila FIFA membatalkan pelaksanaan Piala Dunia Junior Usia 20 yang akan diadakan beberapa kota di Indonesia. Alasan jelas bahwa wabah virus covid 19 belum akan mereda hingga tahun 2021.

Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) telah memastikan bahwa Piala Dunia U-20 2021 telah ditiadakan. Tentu pengumuman tersebut menjadi kabar yang mengecewakan untuk para pencinta sepakbola Tanah Air.

Perhatian pihak FIFA bukan hanya terfokus pada infrstrukturtetapi soal soal penanganan pandemic yang  grafik  terus meningkat dan penanggulangannya masih dianggap lemah, sebagaimana laporan dari WHO beberapa waktu yang lalu.

Seolah tidak peduli dengan apa yang terjadi dengan wabah covid 19 dan bagaimana seriusnya pemprov DKI menangani Covid 19, Perdinad Hutahea terus aja smenyerang Anies Baswedan terkait pembatalkan formula e 2020 Jakarta.

Kasus yang beberapa kali diungkap oleh Ferdinand untuk menyerang Anies adalah  dana formula e, terutama menyangkut comitment fee pada pihak penyelenggara. Sebear hamper Rp. 300 milyar. Sebelum mempersoalkan uang, polemic lokasi balapan yang menggunakan kawasan sekitar (Monumen Nasional) MONASpun sempat ramai sampai Ketua Umum PDIP Megawati turut berkomentar.

Semakin ramai lagi pada saat panitia formula e kembali  tidak memasukkan Jakarta pada periode balapan 2020/21 yang akan dimulai tgl 16 Januari 2021 di Saudi Arabia. Pihak Saudi Arabia sendiri sepertinya belum manjanjikan apapun apakah  balapan tersebut  bisa terlaksana yang hanya tinggal 1 bulan.

Setelah Asian Games ya Formula e

Keberanian Anies Baswedan untuk menyelenggarakan kegiatan ajang formula e bukan tanpa sebab berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan Asian Games yang membutuhkan dana jauh lebih besar menjadi tantangan tersendiri ajang balap mobil diadakan di Jakarta dan terbukti usul tersebut disetujui Joko Widodo dengan mempertimbangkan:

  1. Manfaat

Anies menyatakan Jokowi menilai kegiatan itu nantinya dapat memberikan sejumlah manfaat. Untuk manfaat yang berwujud yakni dapat menggerakan kegiatan ekonomi mencapai Rp 1,2 triliun.

“Jadi angka pergerakan perekonomiannya dan tadi ada studi feasibility-nya ada dan tadi kita diskusikan itu. Beliau sangat mendukung dan bahkan berharap hal-hal seperti ini lebih banyak lagi terjadi di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, untuk manfaat yang tidak berwujud dari penyelenggaraan ini yakni Indonesia dapat sekaligus mempromosikan diri di mata dunia.

“Indonesia tereskpos di dunia internasional. Jakarta terekspos sebagai promosi untuk mengundang lebih banyak orang ke Indonesia, itu nontangible (tidak berwujud),” papar Anies.

Sementara itu, untuk menjadi tuan rumah balap mobil listrik Pemprov DKI Jakarta harus membayarkan sejumlah dana kepada Federasi Otomotif Internasional (FIA).

Besarannya yakni mencapai 20 juta poundsterling atau sekitar 24,1 juta dollar Amerika Serikat. Sedangkan bila menggunakan kurs mata uang saat ini mencapai Rp 345 miliar.

“Untuk motor GP biaya penyelenggaraan nya 7-9 juta dollar, F1 29,4 juta dollar, Formula E 24,1 juta dollar. Dollar Amerika ya,” kata Anies di Halte Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan menyatakan setiap penyelanggara kegiatan harus mengeluarkan biaya, seperti halnya ketika Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

“Kita selenggarakan Asian Games harus keluarkan biaya kepada organisasi Olimpiade Asia. Untuk piala dunia juga membayar ke FIFA,” papar dia

  • Anggaran

DPRD DKI Jakarta menyetujui anggaraan penyelenggaraan Formula E di Jakarta.

Anggaran yang diajukan oleh Pemprov DKI Jakarta tersebut disetujui melalui pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2019.

  • lokasi

Lintasan Formula E di kawasan Monas sempat dilarang oleh Kementerian Sekretaris Negara, sebagai Ketua Komisi Pengarah berdasarkan Keppres 25 tahun 1995 tentang pengelolaan Kawasan Medan Merdeka.

Namun, Komisi Pengawas mengizinkan kawasan Medan Merdeka menjadi lokasi balapan mobil Formula E tahun 2020 dengan sejumlah syarat, di antaranya berkoordinasi dengan pihak terkait dan menjaga kelestarian pohon kawasan tersebut serta harus sesuai dengan UU Cagar Budaya.

Izin mengenai penyelenggaraan Formula E di kawasan Monas tertera dalam surat Nomor B-3/KPPKKM/02/2020 yang diteken Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Medan Merdeka, Pratikno. Surat itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Informasi tentang surat Komisi Pengarah tanggal 7 Februari tersebut betul. Dalam surat tersebut pada prinsipnya Komrah menyetujui Formula E di Kawasan Taman Medan Merdeka, dengan memperhatikan dan mematuhi peraturan perundang-undangan, antara lain UU Cagar Budaya,” jelas Sekretaris Kemensetneg Setya Utama kepada wartawan, Senin (10/2).

Rencana yang tertunda

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan, commitment fee atau dana komitmen pelaksanaan Formula E tahun 2020 tidak akan raib meskipun pelaksanaan ajang balap mobil tersebut mengalami penundaan.

“Kalau soal dana itu kan tidak hilang, ini kan force majeur kalau ada pandemi ini kan tidak berarti dana yang sudah dibayar itu tidak hilang, tidak hilang dana yang sudah pernah dibayarkan,” kata Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (13/11/2020).

Piala Dunia FIFA 2021 batal, Jakarta Bersedih

PSSI sudah merilis berita terkait pembatalan piala dunia Junior FIFA tahun 2021. Penyelenggaraan sendiri masih sekitar bulan Juni 2021. Artinya masih masih ada waktu 6 bulan lagi yang memiliki kemungkinan gangguan pandemic covid 19 sudah selesai

Tetapi rupayanya pihak FIFA sebagai badan dunia sepak bola melihat bagaimana penangana wabah covid selama hamper 10 bulan belum memberikan keyakinan bahwa akan selesai. Ditambah laporan WHO sendiri yang masih menempatkan Indonesia rangking teratas untuk ibermasalah dengan penaggulangan penykit wabah ini.

Rasanya pihak pemerintah, PSSI dan masyarakat harus bersabar karena penyelengaraan Piala Dunia Junior Usia 20 tahun akan ditunda pada tahun 2023 sama halnya dengan bakapan Formula e yang kembali ditunda untuk Indonesia tahun 2022.

Alokasi dana perbaikan infrastruktur untuk 6 stadion utama hamper menghabiskan dana 300 Milyar, seperti Stadion Manahan sendiri sudah menghabiskan dana Rp 46 milyar. Dari alokasi anggaran yang diperkirakan menghabiskan Rp 2triliyun.

Serangan Ferdinad Hutahea terhadap Anies Baswedan tidak perlu dijawab secara langsung tetapi pembatalan Piala Dunia Junior cukup telak memukul pada pihak pihak yang mempersoalkan kegagalan formula e 2020 di Jakarta.

Pos terkait