2 Mantan, dan Joko Widodo: kritik Buat 21 Heroes 2021

  • Whatsapp

Penulis : Bambang Sidapaksa

            Ditengah guyuran hujan bulan Februari, media diramaikan dengan  penghargaan buat Gubernur DKI, Anies Baswedan sebagai salah seorang yang mendpat penghargaan dari TUMI. TUMI menyebu, 21Heroes2021 adalah ajang untuk menghormati mereka yang mencapai kesuksesan mengelola inovasi transportasi pada tahun 2020, terlepas dari tantangan bersejarah yang dihadapi (pandemi) dan meletakkan dasar untuk inisiatif mobilitas yang lebih sukses dan berkelanjutan pada tahun 2021

 Ada yang bergembira tatapi juga ada yang mempertanyakan mengapa gubernur DKI sekarang bukan yang menduduki era sebelumnya,  yaitu Joko widodo atau Ahok. Wajar dong jika pertanyaan semacam itu muncul karena  sebelum Anies Baswedan sudah ada pejabat yang menduduki kursi gubernur DKI?

Para Mantan Juga Dapat!

Dianatara 21 orang ada dua orang berstatus  mantan yang juga menerima penghargaan tsb yaitu Brigit Heiben dan Soumini Jain. Brigite sebagai mantan wakil walikota Wina sedangkan Soumini Jain sebagai  sebagai mantan Walikota Kochi, Keralla India.

Birgit Hebein, lahir 13 Januari 1967, adalah pemimpin Partai Hijau Wina dan wakil walikota ibu kota Austria. Dia juga anggota dewan kota untuk pembangunan perkotaan, transportasi, perlindungan iklim, perencanaan energi dan partisipasi warga

Pada saat menduduki jabatan tersebut focus pada perbaikan lingkungan hidup dengan mendorong transportasi ramah lingkungan yang melbatkan public secara partisipatif. Mengidentifikasi bagian mana dari kota yang macet dan polutif diidentifikasi sebagai “peta Panas” dan kemudian dibuat solusi dengan cara konsep “jalan sejuk”. Untuk menjalankan fungsi itu semua pelibatan warga sebagai obyek terakhir menjadi penting karena prinsip keadilan dan kesetaraan harus dikedepankan. https://www.themayor.eu/de/a/category/interviews

Birgit memiliki misi yang sungguh-sungguh, yakni untuk menjadikan Wina ibu kota hijau Eropa. Juga kota yang mempromosikan keadilan, ruang, lebih sedikit kebisingan, kualitas udara yang lebih baik dan distribusi yang adil dari berbagai moda transportasi di jalanan. Selama pandemi, dia mengambil tindakan dinamis, yaitu menerapkan rencana untuk membangun 20 jalan ramah sepeda baru di tahun-tahun mendatang.

Dia telah mengusulkan untuk mengubah ruang parkir menjadi ruang trotoar tambahan dan untuk membantu restoran dan kafe mematuhi pedoman jarak fisik. Birgit adalah politisi Austria dari Partai Hijau. Dia telah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Wina dari 2019 hingga 2020. Sebelumnya dia menjabat sebagai anggota dewan kota dan parlemen negara bagian Wina dari 2010 hingga 2019

            Siapa orang kedua sebagai mantan mendapat penghargaan 21 Heroes 2021setelah Birgit Hebein diatas. Dia adalah Soumini Jain, seorang yang pernah menududki jabatan walikota Kochi, Keralla India.

Soumini Jain Dia adalah Mantan Wali Kota Cochin Corporation di Kochi, India (2015-2020). Di bawah kepemimpinan Soumini, perusahaan di Kota Kochi menerapkan beberapa langkah untuk mengekang kasus Covid-19 di kota. Dia memastikan distribusi masker wajah yang terjangkau di antara kelompok-kelompok rentan dan makanan untuk para tunawisma yang tinggal di penampungan sementara pemerintah.

Soumini bekerja keras untuk menyediakan opsi mobilitas yang bersih, aman, terjangkau, dan andal bagi para penumpang kota. Misalnya, sistem kode QR tanpa sentuhan untuk transfer mata uang dipasang, serta pemisah fisik untuk becak otomatis konvensional untuk memastikan jarak sosial dan protokol keselamatan.

Berkat tindakan berani Soumini, Kochi dianugerahi ‘Award of Commendable Initiative’ untuk ‘Inovasi yang dilakukan dalam Transportasi Perkotaan selama Covid-19’ di Urban Mobility India Conference 2020

            Selain masalah perbaikan transportasi umum dan mengurangi bencana banjir yang menarik adalah menyediakan jalur bagi pengguna sepeda. Pada proyek Padmasarovaram, Ms. Jain mengatakan bahwa jalur sepeda dan jalan setapak sepanjang 550 m akan menjadi ‘facelift’ untuk kota. Meskipun proyek tersebut awalnya tidak menerima izin dari Otoritas Manajemen Zona Pesisir Kerala, permintaan telah dibuat untuk mempertimbangkannya. https://epaper.newindianexpress.com/

Apa Yang Menjadi Kretia TUMI

Berdasarkan informasi dari laman resminya, TUMI Organisasi asal Jerman itu dibentuk oleh 11 mitra bergengsi.  adalah organisasi yang mendorong inisiatif implementasi kebijakan tentang transportasi urban berkelanjutan. TUMI dibentuk untuk merubah transportasi urban yang mengedepankan kepentingan manusia dan lingkungan demi mencapai tujuan berkelanjutan di masa depan.

TUMI mendukung proyek-proyek di bidang transportasi yang dibuat pemangku kebijakan di seluruh dunia untuk merubah mobilitas masyarakat perkotaan dengan  mengedepankan tiga pilar yakni inovasi, pengetahuan, dan investasi.

Individu yang disoroti dalam publikasi ini adalah sekelompok kecil, namun kuat, dari banyak orang yang aktif berkontribusi untuk menjadikan mobilitas berorientasi masa depan, aman, inklusif, dan berkelanjutan.

Anies Baswedan di Mata TUMI

TUMI menyebut Anies Baswedan telah mampu  memperbaiki sistem transportasi untuk mobilitas warga kota.  Berikut catatan kebijakan Anies di bidang transportasi selama menjabat kursi DKI-1, seperti yang jadi kajian oleh TUMI

Integrasi Transportasi, Tranformasi,  Berkelanjutan dan Equality

TUMI melihat Anies melakukan sejumlah pekerjaan menciptakan sistem transformatif dan terintegrasi dari berbagai moda transportasi. Dirangkum detikcom, sejak 2018, Anies sudah menggodok integrasi transportasi. Ketika itu Anies membahas soal penyesuaian tarif, rute, hingga manajemen angkutan umum.

Anies juga punya target agar transportasi umum tersedia setiap 500 meter bagi warga. Ketika itu, Anies juga mendapat PR dari Wapres ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, agar menyiapkan masterplan transportasi DKi selama 10 tahun.

Saat itu Anies menyebut pembangunan tersebut diperkirakan menelan dana Rp 605 triliun. Dana tersebut akan dibagi menggunakan APBN dan APBD.

Anies menargetkan, dalam 10 tahun, semua integrasi transportasi bisa tuntas. Selain transportasi yang dikelola Pemprov DKI Jakarta, jangka waktu tersebut juga digunakan untuk membangun jalur kereta layang, yang tak mengganggu lalu lintas.

“Saat ini diperlukan TransJakarta yang bisa menjangkau 2.149 km. Hari ini kita baru 1.100 km. Artinya armadanya harus ditambah. LRT yang hari ini hanya 5,8 km. Itu akan dibutuhkan menjangkau lebih dari 130 km. Untuk MRT sekarang 16 km, itu harus dibangun sampai 112 km,”

Maret 2019, MRT fase I Lebak Bulus-Bundaran HI diresmikan oleh Presiden Jokowi. Sejumlah menteri, pejabat, termasuk Anies ikut mendampingi peresmian itu.

Selang setahun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero) dan PT MRT Jakarta (Perseroda) bersatu dengan melahirkan PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, yang merupakan perusahaan patungan antara PT KAI dan PT MRT Jakarta. Perusahaan ini bakal merombak empat stasiun KRL eksisting menjadi kawasan transit terpadu alias transit oriented development (TOD).

Dengan adanya PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, diharapkan integrasi bisa memajukan transportasi di Indonesia, khususnya Jakarta.

“Harapannya, transportasi umum di Jakarta adalah transportasi umum kelas dunia, kita tidak ingin transportasi umum kita di sini adalah transportasi yang dihindari, tapi transportasi yang dinikmati. Ada hal penting terkait ekonomisnya dan efisiensinya, tapi juga adanya transportasi umum ini mempersatukan,” ucap Anies di kantor Kementerian BUMN, Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat,

Pos terkait